Pages

Sabtu, 28 Januari 2012

Pentingnya angka TBN utk oli mesin diesel

Pentingnya angka TBN utk oli mesin diesel

Angka TBN (Total Base Number) adalah angka untuk menunjukkan
kandungan Basa dalam pelumas.
Basa diperlukan utk menetralisir asam yg terjadi akibat sulfur yg
dibawa oleh solar, terutama yg tak terbakar sempurna dan masuk ke
daerah crankcase / terbilas oleh oli di cylinder liner.
Seperti diketahui bahwa solar yg kita konsumsi adalah solar yg kaya
dengan sulfur.
Utk keperluan hal tsb. pastikan bahwa oli yg kita gunakan mempunyai
angka TBN at least 10,5 mg / KOH
Oli oli yang memiliki TBN tinggi biasanya ditandai dengan API Service
yang tidak memiliki angka 4 di belakangnya spt CF, CG, CH sedang API
Service yg ada angka 4 di belakangnya spt CH-4 lebih diarahkan utk
konsumsi solar yg low sulphur.
Utk itu saya juga hendak meralat & memberitahukan bahwa oli semacam
Caltex Delo Gold dengan TBN 9,5 mg / KOH lebih diarahkan utk solar
low sulphur, sedang utk di Indonesia lebih cocok delo CXJ dengan TBN
number 14 mg / KOH (14 something).
Mediteran SX : 11,92 mg / KOH (layak)
Fina Kappa Ultra sekitar 14-an mg / KOH.
So oli oli mesin diesel modern / high performance dengan API Service
CG-4 / CH-4 tetapi tidak ada tulisan CG / CH (tanpa angka 4 di
belakangnya) harap hati - hati, karena bisa saja TBN numbernya di
bawah 10 mg / KOH.
Kalau kombinasi CH-4 / CH / CG / CF itu oke.
Aral Extra Turboral & Pentosin Diesel semi synth. 10W-40 masih
memiliki API Service CF (TBN nya tinggi).
Yg saya masih penasaran dengan spec. nya yaitu Igol Process B4,
karena oli ini sebetulnya termasuk low emission diesel oil (belum
pernah lihat data TBN numbernya).
Kasus khusus :
Utk mobil2 diesel tahun lama, apalagi mileage nya sudah jauh,
idealnya menggunakan oli hanya yang ber - TBN tinggi.
Utk mobil diesel yang "not properly tuned" dimana banyak mengeluarkan
asap knalpot (pertanda banyak unburned fuel) juga better menggunakan
oli ber TBN tinggi dan interval penggantian oli harus diperpendek.
Tetapi utk mesin2 diesel yg properly tuned, dimana pembakaran yang
terjadi sangat baik (ditandai dengan asap knalpot yg tipis / sangat
tipis), logikanya lebih flexible dalam penggunaan oli, dapat
menggunakan oli yang ber TBN sedang, atau bila menggunakan oli ber
TBN tinggi, interval penggantian oli dapat diperpanjang.
Logikanya bahwa mobil2 diesel yang menggunakan either pemanas solar
atau Rizor Maximizer dapat menikmati interval penggantian oli yang
lebih panjang dan flexible dalam pemilihan oli.
Hal inilah yang terjadi di LS 25 AT saya pernah sekali waktu si oli
Elf Turbodiesel 15W-40 terpaksa jalan sampai 7000 KM lebih sedikit,
dan ketika oli dibuang, terlihat kondisi oli masih cukup oke.
Apa yang terjadi bila kita terpaksa menggunakan oli bensin utk mesin
diesel ?
Nggak masalah, asal interval ganti olinya diperpendek.......nggak
perduli apakah oli bensin tsb.
Fully Synthetic atau just mineral
based, kalau TBN nya rendah (7 something), interval harus diperpendek.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar